Libur Lebaran, PLN Hemat BBM Rp 315 Miliar

Libur Lebaran, PLN Hemat BBM Rp 315 Miliar

- detikFinance
Kamis, 19 Okt 2006 10:36 WIB
Jakarta - Selama libur Lebaran, PLN akan mematikan sejumlah pembangkit besarnya di Pulau Jawa dan Bali. Pembangkit yang akan dimatikan adalah pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Diperkirakan akan menghemat pemakaian BBM sebesar Rp 315 miliar."Untuk menggerakkan semua pembangkit di Jawa dan Bali kita biasa membakar BBM 7.500 kiloliter setiap hari. Makanya selama Lebaran akan dihemat sekitar 52.000 kiloliter," kata Juru Bicara PLN Muljo Adji kepada detikcom, Kamis (19/10/2006).Menurut Muljo, penggunaan BBM sebanyak 7.500 kiloliter itu setara dengan memakan biaya Rp 45 miliar. "Jika dikalikan selama 7 hari libur penghematan yang dilakukan sangat besar," cetusnya.PLN sengaja mematikan semua pembangkit listrik BBM-nya itu karena saat Lebaran pemakaian listrik Jawa Bali akan turun 30 persen lebih. Beban yang biasanya hingga mencapai 15 ribu MW akan menjadi sekitar 10 ribu MW. Penurunan beban ini disebabkan terhentinya aktivitas pabrik dan perkantoran di wilayah Jawa Bali saat Lebaran.Pembangkit yang akan dimatikan itu adalah PLTU Suralaya unit 1, 2 dan 5, PLTU Tanjung Priok unit 3 dan 4, PLTGU Grati blok 1 dan 2, PLTU Gresik blok 2 , PLTU Muara Tawar blok 1 dan 2, PLTU Paiton milik Jawa Power unit 5, PLTU Paiton milik Paiton Energy unit 7, dan PLTU Tanjung Jati unit 1.Namun tidak semua pembangkit listrik BBM akan dimatikan oleh PLN. PLN masih akan tetap menyiagakan pembangkit BBM di Tambak Lorok. "Tambak Lorok kapasitasnya sekitar 200 MW ini disiagakan untuk cadangan," ujarnya. (mar/sss)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads