RI dan Iran Percepat Pembangunan Pabrik Pupuk

RI dan Iran Percepat Pembangunan Pabrik Pupuk

- detikFinance
Kamis, 19 Okt 2006 13:53 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Iran berniat mempercepat rencana pembangunan pabrik pupuk bersama di Iran. Pabrik pupuk ini akan memakan investasi sekitar US$ 700 juta. Nantinya produksi pupuk dari pabrik ini akan digunakan untuk kebutuhan di tanah air."Sudah dua kali saya dan rombongan Pusri ke sana (Iran), dan dalam waktu dekat tim dari Iran ke mari untuk mempersiapkan MoU yang akan segera kita tanda tangani. Pembiayaannya dari IDB," kata Alwi Shibab, utusan khusus Presiden RI untuk Timur Tengah. Hal tersebut disampaikannya pada wartawan, usai diterima Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (19/10/2006). Pertemuan siang ini untuk melaporkan tindak lanjut hasil kunjungan kerja Wapres ke Arab Saudi beberapa waktu lalu.Rencananya, pabrik akan didirikan di komplek industri petrokimia yang telah dilengkapi dengan fasilitas pelabuhan. Dipilihnya lokasi yang berbatasan denganQatar ini, karena harga gas - yang merupakan bahan baku pupuk - lebih murah dibanding di Indonesia.Sehingga bila pabrik itu dibangun di Indonesia, akan tidak ekonomis dan dikhawatirkan bernasib sama dengan pabrik pupuk Asean Aceh Fertilizer (AAF) di Aceh yang mangkrak karena pasokan gasnya yang tidak ada. Maklum saja, produksi gas di Tanah Air terlajur telah dipesan oleh pasar luar negeri. "Lebih ekonomis kalau dilakukan di Iran, karena kita bisa mendapatkan harga gas yang lebih murah. Di samping itu, pasokan gas Indonesia juga sangat terbatas disebabkan komitmen ekspor yang sudah ada," ujar Alwi. Selain dengan Iran, pembangunan pabrik pupuk bersama juga tengah dijajaki dengan Nigeria yang juga mempunyai kandungan gas sangat besar. Ide pembangunan pabrik pupuk di negara penghasil gas ini, didasarkan pada terus melonjaknya permintaan pupuk di dalam negeri. Apa lagi pemerintah akan menggiatkan pembukaan kebun tanaman jarak secara besar-besaran untuk mendukung program biofuel. Dipastikan kebutuhan pupuknya akan meningkat. (mar/asy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads