Boediono Lebih Optimistis daripada Sri Mulyani Soal Pertumbuhan
Senin, 30 Okt 2006 10:49 WIB
Jakarta - Jika Menkeu Sri Mulyani hanya berani mematok angka pertumbuhan ekonomi 2006 sebesar 5,6 persen, namun tidak demikian dengan Menko Perekonomian Boediono. Ia mengaku lebih optimistis. Yakin?"Saya terus terang lebih optimistis. Perasaan saya, turn around pertumbuhan ekonomi cukup kuat. Pembalikan ke arah cepat ini terjadi pada kuartal kedua," ujar Boediono di sela-sela halal bihalal di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (30/10/2006).Boediono pun merujuk pada beberapa indikator yang menunjukkan perbaikan ekonomi seperti konsumsi listrik, semen dan juga penjualan sepeda motor dan mobil. "Konsumsi itu kan terkait dengan kegiatan ekonomi. Daya beli juga sudah membaik. Survei kepercayaan konsumen juga menunjukkan mereka mau beli dan punya daya beli," tegasnya.Namun sayangnya, saat ditanya berapa angka pertumbuhan ekonomi optimistis versinya, Boediono hanya menjawab dengan senyum. Menkeu Seri Mulyani sebelumnya mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal terakhir 2006 bisa mencapai 6 persen. Angka tersebut bisa menutup rendahnya pertumbuhan pada kuartal sebelumnya, sehingga secara keseluruhan pada tahun 2006 bisa mencapai 5,6 persen.
(qom/nrl)











































