Perekonomian Tergantung Cuaca, Kekeringan Harus Diwaspadai
Selasa, 31 Okt 2006 09:45 WIB
Jakarta - Kekeringan yang masih melanda beberapa wilayah di Indonesia perlu diwaspadai, karena akan mengganggu persediaan pangan nasional. Pemerintah berharap kekeringan tidak berlangsung lama.Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian Boediono dalam pertemuan dengan para pimpinan redaksi media massa di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Senin (30/10/2006) malam."Hanya satu yang kita waspadai, sampai sekarang masih kita lihat dalam jangka pendek, risk factor kekeringan, dampak terhadap persediaan makanan. Indonesia masih sangat tergantung irama ekonominya terhadap cuaca," ujar Boediono.Boediono berharap kekeringan tidak berlangsung lama. "Mudah-mudahan tidak terlalu parah," harapnya.Di sisi lain, pemerintah akan berupaya terus untuk menjaga kestabilan harga pangan, diantaranya beras. Harga beras sekarang, menurutnya sudah relatif baik bagi petani maupun konsumen.Harga beras yang sudah naik 33 persen sejak awal tahun 2006 diyakini cukup bagi petani, dan disisi lain tidak memberatkan konsumen.Sementara itu mengenai polemik impor beras, Boediono meminta hal tersebut disikapi secara lebih bijaksana. Dalam era globalisasi ini ekspor atau impor barang adalah hal yang biasa.Kalau negara Indonesia menutup sepenuhnya kran impor maka bisa dikatakan bahwa perekonomian Indonesia merupakan perekonomian yang tertutup.
(ddn/qom)











































