PPP Akan Kurangi Utang LN

PPP Akan Kurangi Utang LN

- detikFinance
Rabu, 01 Nov 2006 12:11 WIB
Jakarta - Utang luar negeri dalam APBN diyakini akan berkurang, jika program pembiayaan infrastruktur melalui Public Private Partnership (PPP) bisa dijalankan oleh pemerintah dan swasta.Hal tersebut disampaikan Menneg PP/Kepala Bappenas paskah Suzetta di sela-sela Indonesia Infrastructure Exhibiton and Conference di Jakarta Convention Center, Senayan, jakarta, Rabu (1/11/2006)."Model PPP ini paling bagus untuk APBN, karena kita hanya mampu mengelola seperlima dari total program APBN. PPP ini kan foreign direct investment, investasi langsung," ujarnya.Untuk tahun 2006-2007, kesenjangan pembiayan infrastruktur mencapai Rp 800-850 triliun. "Makanya kalau ini bisa terpenuhi melalui PPP, maka gap-nya bisa terpenuhi," ujarnya.Menko Perekonomian Boediono dalam sambutannya mengatakan, pemerintah kali ini bersikap lebih realistis dalam jualan proyek infrastrukturnya."Kita belajar dari pengalaman Infrastruktur summit 2005. Kita belajar dari tantangan dan rintangan yang kita alami. Sekarang kita lebih realistis ddan memahami bahwa harus ada keseimbangan antara ambisi dan kredibilitas," ujarnya.Pemerintah dalam Infrastruktur Summit kali ini menawarkan sekitar 110 proyek dengan nilai lebih dari US$ 19,1 miliar. Dari 110 proyek itu, 10 proyek senilai US$ 4,5 miliar dijadikan model karena paling siap dokumentasi dan dari sisi peraturannya.Ketua Kadin MS Hidayat mengatakan pemerintah kali ini lebih hati-hati dengan menawarkan 10 model proyek."10 model itu siap dengan 100 persen sisanya mengikuti, mudah-mudahan sold out. Pemerintah hati-hati dengan memberikan model dulu, you know lah gayanya Pak Boediono," ujar Hidayat. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads