Wow! Inflasi Oktober Hanya 0,86%

Wow! Inflasi Oktober Hanya 0,86%

- detikFinance
Rabu, 01 Nov 2006 14:16 WIB
Jakarta - Datangnya bulan puasa dan Lebaran ternyata tidak memberi pengaruh yang signifikan pada angka inflasi Oktober 2006 yang tercatat hanya 0,86 persen. Sedangkan inflasi tahun kalender dari Januari sampai Oktober tercatat 4,96 persen.Dan secara year on year (yoy), inflasi mencatat angka yang mengesankan sebesar 6,29 persen, dibandingkan inflasi yoy pada September lalu yang tercatat 15 persen."Artinya, inflasi sudah terbebas dari pengaruh kenaikan BBM tahun 2005 lalu. Inflasi sudah menemukan titik keseimbangna baru," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan dalam konferensi pers di kantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Rabu (1/11/2006).Rusman menambahkan, meski ada tekanan harga-harga selama puasa, namun sejumlah wilayah di Indonesia tetap mencatat deflasi seperti Kendari yang mencatat deflasi 0,66 persen.Dengan data inflasi Oktober ini, Rusman meyakini inflasi hingga akhir tahun 2006 bisa di bawah 10 persen. "Bisa 8 persen, bisa juga 7 persen tergantung inflasi pada 2 bulan terakhir ini," jelasnya.Dari 45 kota tercatat 41 kota mengalami inflasi dan 4 kota me ngalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Ternate 2,98 persen dan inflasi terendah di Balikpapan 0,02 persen. Sedangkan deflasi terbesar di Kendari sebesar 0,66 persen, dan deflasi terkecil di Palu 0,06 persen.Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada semua kelompok barang dan jasa.Inflasi komponen inti pada bulan Oktober 2006 sebesar 0,72 persen, laju inflasi komponen inti tahun kalender 2006 sebesar 5,02 persen, dan laju inflasi komponen inti yoy sebesar 6,86 persen. (qom/nrl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads