Harga BBM Mungkin Turun 2007
Kamis, 02 Nov 2006 12:36 WIB
Jakarta - Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menilai tidak menutup kemungkinan harga BBM bersubsidi akan diturunkan seiring dengan menurunnya harga minyak dunia dan harga BBM non subsidi. Kemungkinan harga BBM turun tahun depan.Pemerintah, kata Purnomo, tidak terlalu mempersoalkan jika memang harga BBM bersubsidi nantinya akan diturunkan. "Bagi kita tidak masalah. Jika memang harganya menyentuh harga subsidi akan kita turunkan," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di gedung Departemen ESDM Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (2/11/2006).Purnomo mengatakan, pihaknya masih terus mengevaluasi fluktuasi harga minyak dan harga BBM di pasar internasional hingga akhir tahun ini. "Kita masih lihat pergerakan harga minyak. Kita lihat seberapa jauh dia turun," tuturnya.Jika memang perkembangannya harga minyak akan terus turun sesuai yang diprediksikan maka pemerintah akan menurunkan harganya tahun depan. "Tapi kita pantau terus karena harganya berubah cepat sekali. Misalnya sempat US$ 60 per barel kemudian turun US$ 58 lalu kembali lagi ke harga awal," kata Purnomo mencontohkan.Purnomo mengakui, kalau saat ini antara harga BBM bersubsidi dan non subsidi perbedaannya tipis sekali. Namun jika dihitung-hitung kembali harganya masih di atas harga subsidi. "Masih di atas, karena masih ada komponen pajak. Kalau dihitung masih di atasnya subsidi, karena ada pajak PPN dan PBBKB," ujarnya.Purnomo mengatakan, dalam perhitungannya harga BBM bersubsidi dengan harga subsidi masih selisih namun sudah sangat tipis. "Masih di atas walaupun tipis. Bedanya masih Rp 300-400," cetusnya.
(mar/nrl)











































