Tender Kompor Gas Ditunda 2007
Senin, 06 Nov 2006 17:29 WIB
Jakarta - Tender pengadaan kompor gas dalam proyek konversi minyak tanah ke elpiji, yang kini masuk tahap prakualifikasi, batal dilaksanakan tahun ini. Tender akan diulang lagi pada awal tahun 2007."Pada saat ini dari soal teknis yang berkait hal teknis tidak memungkinkan kita lakukan 2006. Kita akan lakukan pada awal 2007, ini soal teknis anggaran karena kalau salah bisa berabe. Dalam rangka kehati-hatian penggunaan anggaran maka 2006 ini tidak bisa kita lakukan," ujar Menkop dan UKM, Suryadharma Ali.Hal itu disampaikan Suryadharma, usai rapat koordinasi mengenai energi alternatif di Gedung Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (6/11/2006).Kementerian Koperasi ditugaskan untuk mengadakan proyek kompor gas ini, sebagai program konversi minyak ke elpiji untuk menekan penggunaan minyak.Tender terpaksa ditunda, karena sisa waktu yang tinggal dua bulan mengakibatkan tender tidak akan berjalan maksimal."Bayangkan dari sekarang ke Desember tinggal berapa hari kita akan menghabiskan Rp 60 miliar yang kurang lebih 400 ribu kompor. Jadi pabrik mana yang mau produksi 400 ribu kompor realistis saja," ujarnya.Proses tender yang diikuti oleh 24 perusahaan baru memasuki tahap prakualifikasi. Tender akan diulang kembali pada awal 2007. "Aturannya begitu," katanya.Batalnya tender tahun ini, membuat anggaran pengadaan kompor gas yang mencapai Rp 60 miliar hangus. Ini karena tidak ada anggaran yang di-carry over ke tahun 2007. Untuk tahun 2007 sendiri dianggarkan dana Rp 58,4 miliar. Jumlah dananya lebih kecil karena akan ada efesiensi."Jadi anggarannya ada, programnya tetap tidak berubah," katanya.Diharapkan setelah tender berjalan pada awal Januari 2007, pengadaan kompor akanmulai berjalan di Jabotabek."Kalau orang Sunda bilang ngereyeuh (berjalan pelan), daerah lain 2008 mungkin jumlahnya bisa dua kali lipat," kata Suryadharma.
(ddn/ir)











































