Jateng Dapat Rp 6,5 T Investasi
Selasa, 07 Nov 2006 21:06 WIB
Solo - Angin segar berhembus di Jawa Tengah. Setidaknya terdapat 38 proyek yang ditawarkan pada Central Java Infrastucture Business Forum (CJIBF) di Hotel Quality, Solo, diminati oleh investor.Total dana yang dapat diraih adalah Rp 6,5 triliun dari 49 proyek dengan total investasi Rp 14,64 triliun ditawarkan kepada Pemkab/Pemkot di Jawa Tengah.Hingga sesi penutupan CJIBF, Selasa (7/11/2006) terjadi 38 LoI (Letter of Intent) dengan investor senilai Rp 6,56 triliun. Sebagian besar investor berminat pada enam jenis proyek yaitu air bersih, city market, waste treatment, kereta api dan agrobisnis.Jumlah investasi tertinggi terjadi pada proyek pembangunan pabrik semen di Kabupaten Grobogan senilai Rp 4,5 triliun.Diantara proyek-proyek yang diminati dan telah dilakukan LoI tersebut adalah proyek pengadaan air bersih PDAM Solo (Rp 54.112.000.000), pengembangan pengolahan limbah Semarang (Rp 84.084.500.000), pengembangan air bersih di Bentolo, Blora (Rp 21.323.142.000), pengembangan air bersih di Wadaslintang, Kebumen (Rp 27.105.267.000), pengembangan air bersih di Brebes (Rp 306.512.000.000), pengembangan air bersih di Purwokerto (Rp 19.900.000.000).Selain itu, pembangunan pasar di Batang (Rp 60.010.731.000), pembangunan pasar di Pemalang (Rp 30.000.000.000), pengadaan kereta api rute Semarang-Demak-Kudus (Rp 30.000.000.000), pengadaan KA express Semarang-Solo-Yogyakarta (Rp 30.000.000.000), pengadaan KA rute Tegal-Purwokerto (Rp 30.000.000.000),pengadaan KA rute Purwokerto-Yogyakarta (Rp 30.000.000.000), pengadaan KA rute Gundih-Semarang-Weleri (Rp 30.000.000.000).Suntikan investasi lainnya adalah pengembangan pasar Tegal (Rp 22.000.000.000), Ghanesa Community Purworejo (Rp 25.875.139.000), pembangunan Bagelen Mall Purworejo (Rp14.600.000.000), Pasar Salatiga PT Wydhana Kencana (Rp12.907.989.000), Blora Pasar -PT Wydhana Kencana (Rp 30.000.000.000), pengembangan kawasan Industri -PT Graha Bumi Mas (Rp 69.854.000.000), PT Semen Grobogan (Rp 4,5 triliun).Ketua Kadin Jateng, Solich Edi, mengatakan jumlah penawaran itu tergolong baik karena kemungkinan besar dapat segera direalisasikan sehingga dapat mendorong pertumbuhan perekonomian di masing-masing kabupaten atau kota yang mendapatkan investasi.Sedangkan Gubernur Jateng, Mardiyanto, dalam penutupan meminta kepada Pemkab/Pemkot untuk meningkatkan infrastruktur baik berupa jalan dan prasarana lainnya mengingat potensi investasi di Jateng yang tergolong besar.
(mbr/fjr)











































