Bulog Sumut Tak Mampu Beli Beras Petani

Bulog Sumut Tak Mampu Beli Beras Petani

- detikFinance
Rabu, 08 Nov 2006 17:18 WIB
Medan - Badan Urusan Logistik (Bulog) divisi regional (divre) Sumatra Utara (Sumut) kesulitan membeli beras petani lokal. Padahal Sumut adalah daerah surplus beras.Bulog kesulitan membeli beras petani lokal karena harga yang ditawarkan jauh melebihi harga dalam Inpres No 13 tahun 2005.Akibatnya, sepanjang tahun 2006 ini, Bulog Divre Sumut sama sekali tidak dapat menyerap beras daerah sendiri dan membuat stok beras ikut menyusut."Pengadaannya tidak terealisasi bahkan nol, karena landasan pembelian beras berdasarakan Inpres 13 tahun 2005 tidak bisa kami jangkau," kata Kepala Bulog Divre Sumut, Budi Waluyo di Kantor Divre Bulog, Medan, Rabu (8/11/2006).Saat ini di Sumut harga gabah kering panen (GKP) mencapai Rp 1.780-2.200 per kilogram (kg). Sementara harga GKP berdasarkan Inpres Rp 1.730/kg. Sedangkan harga gabah kering giling (GKG) mencapai Rp 2.800/kg, padahal harga sesuai Inpres Rp 2.280/kg. Untuk beras harga pembelian pemerintah (HPP) berdasarkan Inpres Rp 3.550/kg namun harga di pasaran Sumut Rp 4.200-4.500 per kilogram.Maka itu Budi menilai positif, masuknya beras impor dari Vietnam ke Medan, agar gudang Bulog tidak kosong. Beras impor ini akan disalurkan untuk raskin, Dinas Sosial, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dan TNI. Saat ini beras untuk keperluan tersebut yang di gudang Bulog Sumut hanya tersisa 1.000 ton. Dengan masuknya beras impor Vietnam sebesar 28 ribu ton, diharapkan stok hingga akhir Desember 2006 di gudang Bulog Sumut mencapai 29 ribu ton. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads