Penjualan Pertamax Saat Lebaran Naik 20%
Jumat, 10 Nov 2006 13:35 WIB
Jakarta - Musim mudik selama Lebaran memberikan angin segar buat penjualan harga BBM nonsubsisi seperti pertamax dan pertamax plus.Kosumsi konsumen terhadap pertamax dan pertamax plus mengalamai kenaikan 20-30 persen dari biasanya 500 kiloliter (kl) per hari menjadi 600 kl per hari."Ini juga karena arus mudik," kata Kepala Divisi BBM Pertamina, Djaelani Sutomo ketika dihubungi detikcom, Jumat (10/11/2006).Kenaikan pemakaian pertamax tersebut salah satunya juga karena harga Pertamax saat ini sudah hampir mendekati harga BBM bersubsidi.Harga premium bersubsidi saat ini Rp 4.500 per liter, sedangkan harga pertamax dan pertamax plus masing-masing Rp 4.850 dan Rp 5.350 per liter.Kendati permintaan pertamax dan pertamax plus cukup tinggi, menurut Djaelani, Pertamina tidak berencana menaikkan harganya.Seperti keinginan Badan Pengatur Kegiatan Hilir Migas (BPH Migas) yang meminta penambahan stok pertamax dan pertamax plus, Pertamina, ungkap Djaelani, memang punya rencana tersebut."Memang permintaan pertamax terutama pertamax plus sangat tinggi seperti di Batam, makanya kita berencana menambah pasokannya. Namun kita masih melihat seberapa besar peningkatan jumlah kendaraan di daerah," tuturnya.Penjualan pertamax dan pertamax plus di luar Jawa masih dilakukan SPBU milik Pertamina, bukan SPBU swasta.
(ir/sss)











































