Wapres: Perundingan Blok Natuna Tak Ada Urusan dengan Bush
Jumat, 10 Nov 2006 14:17 WIB
Jakarta - Melunaknya sikap pemerintah kepada ExxonMobil terkait Blok Natuna sempat diduga terkait dengan kedatangan Presiden AS George Walker Bush ke Indonesia 20 November mendatang. Namun Wapres Jusuf Kalla membantah mentah-mentah. Menurut Wapres, urusan kontrak Blok Natuna semata-mata masalah business to business (b to b)."Exxon penyelesaiannya b to b, tidak ada urusannya dengan kedatangan Presiden AS," cetus Wapres di Kantor Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (10/11/2006). Ia menambahkan, pemerintah pada dasarnya sudah bersedia untuk memperbarui term-term terkait bagi hasil yang paling menguntungkan bagi negara."Mereka siapkan tim, dari kita secara teknis BP Migas dan ESDM yang tangani. Mudah-mudahan bisa segera mungkin dilaksanakan," tambahnya.Wapres mengakui bahwa dalam kontrak lama, bagi hasilnya adalah nol persen bagi Indonesia. "Benar bahwa kontrak lama 0:100. Kita anggap itu tidak berlaku lagi dan akan dimulai dengan kontrak sama sekali baru," tandasnya.Sebelumnya, Indonesia memutuskan kontrak pengelolaan Blok Natuna oleh ExxonMobil. Pasalnya, raksasa perminyakan dari AS itu tak kunjung mengolah blok tersebut.
(qom/ir)











































