RI Ikuti Pameran Dagang di Dakar
Senin, 13 Nov 2006 17:37 WIB
Dakar - Delegasi dari Indonesia untuk pertama kalinya akan mengikuti pameran dagang Dakar atau dikenal dengan La Foire Internationale de Dakar (FIDAK). Pameran itu akan digelar pada 30 November hingga 11 Desember 2006 di Dakar, ibu kota Senegal. Keikutsertaan Indonesia kali ini merupakan respons atas surat Presiden Senegal Abdoulaye Wade kepada Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, yang secara khusus mengundang Indonesia.Demikian disampaikan Sekretaris III/Ekonomi KBRI Dakar Raden Usman Effendi dalam surat elektronik yang diterima detikcom, Senin (13/11/2006).Usman menjelaskan, keikutsertaan Indonesia dalam FIDAK ke-17 ini merupakan tonggak penting karena baru pertama kalinya sekaligus untuk menunjukkan komitmen Indonesia dalam menembus pangsa-pangsa pasar baru.Delegasi Indonesia akan dipimpin oleh pejabat dari Pusat Pengembangan Pasar Wilayah Afrika dan Timur Tengah (P3WATT), Badan Pengembangan Ekspor Nasional, Departemen Perdagangan dengan didampingi oleh pejabat dari Direktorat Afrika, Departemen Luar Negeri. Sebelas perusahaan yang akan turut serta, antara lain: PT Indofood Sukses Makmur, Pura Group, PT Sinar Antjol, PT Plasindo Bhama Prasasta, PT Trimegah Baterindo, CV Eeng Family, Vania Kreasindo, Java Dini Art, Ida Odang Jewelry, Kerindo dan Deli Craft Koleksi. Barang-barang yang akan dipamerkan adalah barang-barang yang berpotensi untuk dipasarkan di kawasan Afrika Barat, seperti: produk alat-alat pertanian, produk kertas berpengaman, sparepart otomotif, perabotan rumah tangga dari kayu, perhiasan dan asesoris, kain, pakaian jadi, sepatu serta produk-produk makanan.Berbagai persiapan untuk pameran tengah dilakukan. KBRI Dakar sedang melakukan pendekatan intensif kepada panitia pelaksana agar mendapatkan lokasi yang strategis untuk stan Indonesia. Pendekatan juga dilakukan pada para pengusaha di kawasan Afrika Barat yang berpotensi untuk diajak kerjasama dengan para pengusaha Indonesia. Rencananya akan dilaksanakan one on one meeting antara pengusaha Indonesia dan Afrika Barat yang bergerak dalam bidang yang sama. Harapannya, dari pertemuan tersebut akan terjadi kontak dan tercipta kerjasama yang saling menguntungkan.FIDAK adalah pameran berskala internasional terbaik yang ada di negara-negara di kawasan Afrika Barat dan Sub Sahara. Pameran dwi-tahunan ini telah dilaksanakan secara berkala selama lebih dari tiga dasawarsa. Pada FIDAK ke-17 ini, lebih dari 25 negara akan ikut secara resmi, antara lain: AS, Perancis, Jerman, Maroko, Tunisia, Nigeria dan masih banyak lagi. Peserta dari benua Asia antara lain: Iran, India, Cina, Pakistan dan Indonesia.
(qom/nrl)











































