9 Juta Hektar Lahan Tidur akan 'Dibangunkan'

9 Juta Hektar Lahan Tidur akan 'Dibangunkan'

- detikFinance
Selasa, 21 Nov 2006 16:48 WIB
Bogor - Mengatasi makin menyempitnya lahan pertanian, pemerintah akan 'membangunkan' sembilan juta hektar lahan tidur di seluruh Tanah Air. Langkah ini demi pengadaan pangan di masa mendatang. "Saya himbau Mentan bekerjasama dengan Kepala BPN serta berkoordinasi dengan Menhut, Gubernur, Bupati dan Walikota untuk implementasikan kebijakan ini sehingga lebih banyak lagi lahan yang diolah para petani kita," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam penutupan konferensi Dewan Ketahanan Pangan Nasional di Istana Bogor, Selasa (21/11/2006). SBY menjelaskan, kian sempitnya lahan produkif akibat fungsi yang beralih menjadi areal pemukiman atau lainnya, merupakan salah satu masalah dalam membangun ketahahan pangan nasional. Peluang bagi petani tingkatkan hasil produksinya dengan sendirinya menjadi terbatas. Menurut SBY, hal tersebut diperparah dengan keterbasan penguasaan teknologi pertanian. Dibanding negara lain, kemampuan petani Indonesia dalam didang ini tergolong rendah. Bahkan banyak yang masih mengolah lahannya dengan cara-cara tradisional, sehingga hasilnya masih jauh dari harapan.Karenanya, kebijakan ekstensifikasi lahan pertanian dengan 'membangunkan' sembilan juta hektar lahan tidur, harus dibarengi dengan intesifikasi pertanian. Upaya perluasan penguasaan lahan oleh petani demi pengembangan ketahanan pangan, akan yang efektif hasilnya bila ketrampilan mengolah lahan juga meningkat. "Ketahanan pangan nasional baru terwujud jika terjadi perluasan lahan dari yang ada sekarang. Intensifikasi penting, tapi ekstensifikasi yang terukur, tepat dan rasional juga diperlukan," imbuh SBY. (lh/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads