Nilai Ekspor Rendah, Pedagang Tunisia Datangi JK

Nilai Ekspor Rendah, Pedagang Tunisia Datangi JK

- detikFinance
Rabu, 22 Nov 2006 13:48 WIB
Jakarta - Rendahnya nilai ekspor Tunisia ke Indonesia yang tidak mencapai US$ 40 juta, membuat para pedagang Tunisia memilih mendatangi langsung Indonesia. Kunjungan ini dimaksudkan untuk meningkatkan nilai perdagangan. "Pedagang yang datang ke Indonesia merupakan pedagang barang jadi, karet, komunikasi, dan teknologi informasi,"ujar menteri luar negeri Tunisia Abdelwaheb Abdallah usai bertemu wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2006). Abdelwaheb menjelaskan, ekspor Tunisia ke Indonesia selama ini hanya berupa kurma dan dan pospat untuk bahan baku pupuk. Sedangkan Indonesia mengekspor jauh lebih besar ke Tunisia berupa kopi dan karet. "Kami dirugikan karena Indonesia lebih banyak mengekspor daripada Tunisia," keluhnya. Untuk itu, sambung Abdelwaheb pihaknya dalam waktu dekat akan mengadakan pameran perdagangan baik di Indonesia dan Tunisia. Tujuannya untuk meningkatkan dan memperdalam kerjasama dengan Indonesia. Soal perkembangan rencana kerjasama pendirian pabrik pupuk antara Indonesia dengan Tunisia, Abdelwaheb menegaskan, Tunisia tidak pernah berencana untuk kerjasama membuat pabrik pupuk dengan Indonesia. "Kami hanya kerjasama membuat pabrik pupuk dengan Cina," tandasnya. (nik/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads