Bank Mandiri Undang Peminat Lama Kiani
Kamis, 23 Nov 2006 17:27 WIB
Jakarta - Bank Mandiri akan mengundang investor lama yang dulu berminat membeli PT Kiani Kertas, untuk kembali ikut proses divestasi perusahaan bubur kertas ini.Bank Mandiri akan mengundang peminat lama tersebut setelah mendapat mandat dari pemegang saham utama Kiani.Bank Mandiri akan meneruskan divestasi saham Kiani, karena pemegang saham lama tidak mampu menyelesaikan kewajibannya setelah diberi tenggat waktu satu bulan.Pemegang saham lama hanya mampu membayar separuh kewajibannya ke Bank Mandiri, sehingga bank plat merah tersebut kembali mengambil alih proses divestasi Kiani."Kita akan mengundang investor dari dalam dan luar negeri secara profesional dan tidak merugikan siapapun. Semua yang pernah datang akan kita undang kembali," kata Dirut Bank Mandiri, Agus Martowardoyo.Hal itu disampaikan Agus, dalam acara seminar 'Economic Outlook 2007' yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (23/11/2006).Untuk divestasi Kiani kali ini, Bank Mandiri akan membuat sejumlah kriteria. Namun Agus belum bersedia merinci kriteria divestasi tersebut.Pemegang saham lama Kiani Kertas adalah Fayola Investment Ltd yang dimiliki Prabowo Subianto. Utang Kiani ke Bank Mandiri mencapai US$ 201 juta.Divestasi Kiani yang dilakukan Bank Mandiri telah beberapa kali gagal, kebanyakan karena alasan tidak mencapai kesepakatan harga.Investor yang dulu berminat terhadap Kiani adalah Kingsclere Finance Ltd Singapura, Deutsche Bank, JP Morgan, Sampoerna Strategic. Serta peminat fanatik United Fiber System (UFS) Singapura.UFS hingga kini tetap menyatakan tertarik untuk mengakuisisi Kiani Kertas, dan siap membayar seluruh utang Kiani kepada Bank Mandiri. Pihak Bank Mandiri sendiri sebelumnya pernah menolak tawaran UFS.
(ir/sss)











































