SBY Tawarkan Infrastruktur Saat Jamuan Makan Siang

Laporan dari Tokyo

SBY Tawarkan Infrastruktur Saat Jamuan Makan Siang

- detikFinance
Selasa, 28 Nov 2006 12:08 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia menawarkan sejumlah sektor investasi yang menarik kepada para pengusaha Jepang. Sektor yang ditawarkan antara lain infrastruktur.Penawaran itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidatonya sebelum jamuan makan siang dengan sejumlah pengusaha Jepang yang tergabung dalam Keidanren dan Keizai Doyukai, Japan Foreign Trade Council, di Hotel Imperial Tokyo, Jepang, Selasa (28/11/2006) seperti dilaporkan reporter detikcom Nurul Qomariyah."Kesempatan terbaik anda berinvestasi di Indonesia ada di sektor pembangunan infrastruktur, pengolahan sumber daya alam seperti di pertanian dan komoditas, serta industri dan pasar di konsumer," jelas SBY.Untuk menyiapkan investasi di sektor itu, lanjut Presiden, Indonesia telah meluncurkan pusat pembangunan manufaktur, pusat pengembangan makanan dansayuran dan pusat pembinaan dan promosi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). "Penduduk Indonesia berjumlah 220 juta jiwa dengan 80 juta di antaranya adalah kaum muda yang merupakan pasar besar jika kalian bisa manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan," katanya.Presiden juga mengajak para pengusaha Jepang itu untuk meningkatkan komunikasi dan dialog agar segala permasalahan hubungan dagang dan investasi dengan Indonesia bisa diketahui dan diatasi dengan baik."Kedua negara sudah sepakat untuk menyusun Strategic Invesment Partneship Agreement (SIAP) yang antara lain membahas kerjasama di bidang perpajakan, bea cukai, investasi, infrastruktur, dan tenaga kerja," katanya. Mengenai kesepakatan prinsip dalam Economic Partnership Agreement (EPA) dengan Jepang, menurut SBY, meski mengalami pembicaraan yang alot diharapkan sebelum akhir 2007 dapat diimplementasikan."EPA akan membuka akses pasar Indonesia, memperbaiki iklim investasi, dan yang penting peningkatan kerjasama dan kapasitas building," katanya. Sementara Ketua Keidanren Fujio Mitarai mengatakan, iklim investasi di Indonesia semakin membaik sehingga menjadi lebih menarik bagi para pengusaha Jepang untuk berinvestasi di Indonesia. "Kami menunggu implementasi dari EPA yang diharapkan dapat meningkatkan hubungan yang lebih erat di masa depan," kata Mitarai. Jamuan makan siang dimulai dengan pidato dari Mitarai dan dilanjutkan dengan toast. Presiden SBY mendapat giliran kedua dan juga diikuti dengan acara toast dengan harapan hubungan yang lebih baik dan berkah bagi semua hadirin di tempat itu. Hadir dalam pertemuan tersebut Menko Perekonomian Boediono, Menhub Hatta Rajasa, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, Menlu Hassan Wirajuda, Mendag Mari Pangestu dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Jusuf Anwar. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads