Dituding BPK Tak Transparan, Dirjen Pajak Gerah
Selasa, 28 Nov 2006 18:18 WIB
Jakarta - Dituding Ketua BPK tidak transparan dan tidak siap diaudit, Dirjen Pajak Darmin Nasution gerah. Pernyataan Ketua BPK dianggap menyesatkan publik."Sangat disayangkan bahwa Ketua BPK tidak tidak, atau sengaja menghindar untuk menjelaskan permasalahan yang sesungguhnya, yang pada gilirannya membuat masyarakat menjadi bingung dan salah persepsi," ujar Dirjen PajakDarmin Nasution dalam jumpa pers di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (28/11/2006).Seperti diketahui sebelumnya Ketua BPK Anwar Nasution menyebut bahwa Direktorat Jenderal Pajak tidak transparan, tidak bisa diaudit. "Hanya Direktorat Jenderal Pajak dan Tuhan yang tahu informasi pajak," ujar Anwar waktu itu.Darmin mengatakan tiada hari tanpa audit di instansinya. Baik itu oleh BPK, BPKP, dan Inspektorat Jenderal Depkeu. Sekarang ada 2 tim dari BPK yang sedang mengaudit Ditjen Pajak. Audit mengenai kinerja dan sistem teknologi dan informasi di kantor pusat Ditjen Pajak."Bahkan nanti ada tim besar terdiri dari 12 tim yang akan mengaudit Kantor Pelayanan Pajak di daerah," tuturnya.Mengenai target penerimaan yang tidak jelas, Darmin pun menepis hal itu. Bukan Ditjen Pajak sendiri yang menetapkan target akhir penerimaan pajak, tetapi Badan Koordinasi Fiskal dan Menkeu lah yang menetapkan target untuk kemudian dibahas dengan DPR."Sangat mengherankan kalau Ketua BPK menyatakan proses penerimaan pajak tidak jelas dan tidak transparan," sesal Darmin.
(mar/mar)











































