APBN 2006 Sudah Habis, Subsidi Minyak Tanah Tak Memungkinkan

APBN 2006 Sudah Habis, Subsidi Minyak Tanah Tak Memungkinkan

- detikFinance
Rabu, 29 Nov 2006 13:21 WIB
Jakarta - Pemerintah menambah subsidi minyak tanah sebanyak 100 kiloliter. Namun subsidi itu dianggap tidak memungkinkan. APBN 2006 tidak menganggarkan lagi tambahan subsidi.Yang paling memungkinkan, subsidi tersebut dimasukkan dalam APBN 2007 atau APBN-P 2007."Memberi tambahan anggaran untuk subsidi minyak itu tidak mudah. Harus dibicarakan dulu," kata Ketua Panitia Anggaran DPR Emir Moeis di sela seminar 'Kepemimpinan Nasional dan Momentum Kebangkitan Indonesia' di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (29/11/2006).Sebaiknya, imbuh Emir, permintaan tambahan dana subsidi itu tidak dilakukan dengan terburu-buru. Pemerintah harusnya menelusuri terlebih dahulu apa permasalahan yang sebenarnya terjadi, sehingga terjadi kelangkaan minyak."Apa ada penyelundupan atau penyelewengan minyak tanah untuk industri? Ini tidak ditelusuri, kok malah langsung minta tambahan anggaran," katanya.Pemerintah memutuskan menambah subsidi minyak tanah sebanyak 100 kiloliter dari yang ditetapkan dalam APBN 2006 sebanyak 9,9 juta kiloliter. Tambahan itu untuk mengatasi kelangkaan minyak tanah. (umi/sss)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads