Soal Kontrak Gas, SBY Minta Jepang Harus Fair

Soal Kontrak Gas, SBY Minta Jepang Harus Fair

- detikFinance
Rabu, 29 Nov 2006 21:30 WIB
St Petersburg - Terkait perpanjangan kontrak gas, Indonesia meminta 'imbalan' berupa komitmen Jepang menambah investasinya. Yang pasti, untuk kelanjutan kerjasama dua negara ini harus dilakukan dengan fair.Hal tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam konferensi pers di Hotel Imperial, Tokyo, Jepang, seperti dilaporkan reporter detikcom, Nurul Qomariyah, Rabu (29/11/2006).Presiden menjelaskan, terkait keinginan Jepang memperpanjang kontrak gas, Indonesia mengajak Jepang untuk bekerjasama dalam investasi guna meningkatkan eksplorasi dan peningkatan produksi. "Sehingga di satu sisi kepentingan domestik kita penuhi, dan juga keberlanjutan kerjasama dapat dipertahankan. Respons dari pihak jepang cukup positif, sehingga kita melihat ada opportunity. Pembicaraan lebih lanjut adalah bussines to busines," jelas presiden.Pemerintah Indonesia dalam pertemuannya dengan sejumlah perusahaan energi Jepang telah memberikan penjelasan tentang kebutuhan gas domestik. Menurut presiden, dirinya menjelaskan kepada pihak Jepang, ada beberapa daerah yang memerlukan gas tambahan."Setelah saya jelaskan, pihak swasta dan pemerintah Jepang mau mengerti. Dan terpulang kepada pihak Jepang, tentu kerjasama ini harus fair, genuine. Kalau Jepang mau melanjutkan kerjasama ini, maka investasi Jepang harus nyata di negara kita untuk meningkatkan produksi gas kita," jelas Presiden. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads