Kelangkaan Minyak Tanah Picu Inflasi 2,14%

Kelangkaan Minyak Tanah Picu Inflasi 2,14%

- detikFinance
Jumat, 01 Des 2006 15:50 WIB
Jakarta - Kelangkaan minyak tanah di beberapa daerah dikhawatirkan akan mempengaruhi inflasi secara keseluruhan. Mengingat sumbangan kenaikan harga minyak tanah terhadap inflasi kedua terbesar setelah kenaikan harga beras.Demikian disampaikan Kepala BPS Rusman Heriawan kepada wartawan di kantornya di Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2006).Rusman menambahkan kenaikan harga beras memberikan sumbangan terhadap inflasi sebesar 5,7 persen. Kemudian minyak tanah 2,14 persen, minyak goreng 1,16 persen, gula pasir 1,12 persen dan elpiji 0,7 persen. "Kelangkaan minyak akan mempengaruhi inflasi karena bobotnya, sumbangannya terhadap inflasi besar," ujarnya.Rusman mencontohkan, kalau terjadi kenaikan harga minyak tanah 10 persen, maka pengaruhnya terhadap inflasi tinggal dikalikan 2,14 persen. "Jadi pengaruhnya terhadap inflasi 0,24 persen itu secara keseluruhan. Bila dilihat di daerahnya seperti di Jakarta, sumbangan kenaikan harga minyak sebesar 27 persen," katanya.Kalau ada kenaikan 10 persen maka dikalikan 2,14 persen dikalikan lagi 27 persen. "Nah itu sumbangan kenaikan harga minyak terhadap inflasi di Jakarta," cetusnya.Namun dia meminta pemerintah mewaspadai jika kelangkaan minyak tanah ini terjadi merata di seluruh daerah karena pengaruhnya yang besar terhadap inflasi (mar/nrl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads