Purnomo Tak Takut Mundur
Senin, 04 Des 2006 13:02 WIB
Jakarta - Siapa pejabat yang paling disorot karena kelangkaan minyak tanah? Tentu saja adalah Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Desakan mundur pun diarahkan kepadanya. Tapi dia siap dan tak takut diberhentikan."Kita pejabat publik harus siap dikritik dan di beri komentar. Jadi bagi saya tidak ada masalah," kata Purnomo di Departemen ESDM, Jakarta, Senin (4/12/2006).Menurut Purnomo, soal berhenti atau tidak dari jabatannya adalah sepenuhnya tanggung jawab dan kewenangan presiden. "Itu urusan presiden. Tapi, satu hal kita harus mendalami dulu sebetulnya permasalahannya apa, harus mesti jelas," urainya.Jika persoalannya adalah kelangkaan minyak tanah, kata Purnomo, sudah dapat dapat diatasi. Masalah itu terjadi akibat adanya disparitas harga. Padahal jika ingin dihilangkan, kata Purnomo, masalah disparitas itu akan menyeret ke urusan politik. "Permasalahannya seperti yang disampaikan Pertamina waktu rapat di tempat wapres dan kemudian wapres menyampaikan kepada DPR, ketua Komisi VII mengenai langkah-langkah agar kuota ditambahkan. Jadi masa-masa itu sudah berlalu, sekarang sudah mulai cukup baik dan kondusif," katanya.
(mar/qom)











































