PLN Diminta Tak Operasikan PLTGU Gresik
Senin, 04 Des 2006 17:31 WIB
Jakarta - Pemerintah meminta PLN tidak mengoperasikan terlebih dulu PLTGU Gresik agar pasokan gasnya dari Kodecon bisa digunakan Petrokimia Gresik. Langkah itu dilakukan kareha pasokan gas PT Petrokimia Gresik terhambat akibat ledakan gas di Porong."PLN kan mendapatkan gas baru dari Kodeco. Nah pasokan gas ini sementara itu yang akan dipakai Gresik," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin (4/12/2006). Dia mengungkapkan hal itu usai penandatanganan MoU dengan Korea untuk kerjasama energi terutama nuklir.Namun pengalihan gas itu dengan satu syarat bahwa cadangan listrik untuk Jawa Bali telah cukup. "Ini kan udah masuk musim hujan, jadi PLTA mulai penuh operasi. Selain itu (PLTU-red) Cilacap juga mulai operasi, Tanjung Jati juga sudah diperbaiki. Jadi akan ada cadangan sekitar 3000 MW," ujarnya."PLTGU Gresik toh bisa juga menggunakan BBM jika memang harus beroperasi," katanya.Makanya, kata Purnomo, akan sangat memungkinkan kalau gas untuk PLN akan diberikan untuk Petrokimia Gresik. "Tapi harus dihitung-hitung lagi loh, kalau cukup silakan" tambahnya.Sedangkan untuk pasokan gas untuk industri di Porong, Purnomo mengungkapkan, bahwa hal itu sudah tidak menjadi persoalan. "Untuk industri Porong sudah teratasi karena sudah ada penyambungan pipa baru," tandasnya.
(mar/qom)











































