Wapres: Berantas Korupsi Jangan Hambat Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 05 Des 2006 12:14 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak asal memberantas korupsi sehingga justru bisa menghambat pertumbuhan ekonomi. "Boleh KPK memberantas korupsi tapi jangan menghambat pertumbuhan ekonomi," ujar Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya saat membuka seminar internasional bertajuk 'Indonesia Menuju Reformasi Birokrasi' di hotel Saripan Pasifik, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2006). Menurut Wapres, banyak kalangan pemerintah tidak dapat memutuskan kebijakan karena takut menjadi tersangka kasus korupsi oleh KPK. Wapres mencontohkan, Pertamina yang tidak berani menambah kuota minyak tanah karena takut dituduh korupsi sehingga malah menyebabkan terjadi kelangkaan BBM. Sementara PLN tidak mau beli spare part yang harganya Rp 50 juta karena takut dipenjara oleh KPK.Selain itu, pembangunan infrastruktur tidak jalan sehingga ratusan juta rupiah tersimpan di bank. "Akibatnya kita rugi miliaran rupiah hanya karena puluhan juta rupiah saja," jelasnya. Wapres menambahkan, sumber korupsi terbesar di Indonesia adalah di pemerintahan karena pembelian, perizinan dan pelayanan yang lambat di birokrasi. Dalam acara itu hadir Menko Perekonomian Boediono, Kepala Perwakilan Bank Dunia Andrew Steer, Ketua KPK Taufiqurrahman Ruqi dan Wakil Ketua KPK Erry Ryana Hardjapamekas.
(nik/qom)











































