Bebas dari Mesir, Produk Ban RI Terkena Tuduhan Dumping Afsel

Bebas dari Mesir, Produk Ban RI Terkena Tuduhan Dumping Afsel

- detikFinance
Selasa, 05 Des 2006 14:13 WIB
Jakarta - Ban buatan Indonesia terus dirundung masalah tuduhan dumping. Setelah terbebas dari Mesir, kini ban produk Indonesia harus menghadapi tuduhan dumping Afrika Selatan (Afsel)."Afsel menuduh kita sejak dua bulan lalu, kasusnya hampir sama seperti Mesir, namun sudah kita antisipasi," kata Ketua Umum Asosiasi Produsen Ban Indonesia, Azis Pane.Hal itu diungkapkan Azis, di sela acara Bursa Komponen 2006, di Gedung Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (5/12/2006).Sama seperti menghadapi kasus tuduhan dumping Mesir, produsen ban juga akan melakukan upaya menghapus tuduhan tersebut. "Kalau didiamkan akan berbahaya bisa menular ke negara-negara lain," kata Azis.Ekspor ban Indonesia ke Afsel nilainya sekitar US$ 30-40 juta. Pesaing utama pasar ban Indonesia ke Afsel adalah Cina, Korea, Jepang dan India.MesirSementara itu lobi yang dilakukan pemerintah Indonesia terhadap Mesir dengan mengutus Alwi Shihab, utusan khusus di Timur Tengah, telah membuahkan hasil.Mesir yang semula akan mengenakan bea masuk anti dumping (BMAD) sebesar 40 persen telah melunak dan tidak jadi menerapkannya.Produk ban Indonesia juga masih terus diekspor ke Mesir, yang pada akhir tahun nilai ekspornya diperkirakan mencapai US$ 70 juta."Tingginya permintaan ban dari Mesir, karena kualitas ban Indonesia sangat baik," tutur Azis.Produksi ban dalam negeri tahun ini diperkirakan mencapai 45 juta ban yang dipasarkan dalam negeri 11,2 juta ban. (ir/sss)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads