PMA & PMDN Hingga November Memble
Selasa, 05 Des 2006 16:36 WIB
Jakarta - Penanaman modal baik dalam negeri (PMDM) maupun asing (PMA) untuk periode 1 Januari hingga 30 November 2006 mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun lalu.Dalam 11 bulan, nilai PMA mencapai US$ 4,69 miliar, dengan 801 proyek. Dari sisi proyek, PMA turun 3,61 persen, namun dari sisi nilai investasi turun 45,91 persen.Untuk PMDN, nilainya sebesar Rp 16,91 triliun dengan 145 proyek. Dari sisi proyek PMDN turun 24,48 persen dan dari nilai investasi turun 37,14 persen.Hal tersebut disampaikan Ketua BKPM M Lutfi sebelum mengikuti rapat dengan Komisi IV di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12/2006).Berdasarkan catatan BKPM, penurunan penanaman modal dipengaruhi oleh pertama, menurunnya komitmen investasi pada tahun 2004 dan 2005 dibandingkan tahun 2003. Namun pada tahun 2006 sudah menunjukkan peningkatan kembali.Kedua, kenaikan harga BBM tahun 2005 yang menyebabkan kenaikan nilai investasi dan kenaikan biaya produksi.Ketiga, krisis listrik yang terjadi di 10 wilayah. Ini diperkirakan tidak mencukupi kebutuhan untuk menggerakkan investasi swasta.Keempat, krisis gas di Jawa Barat dan Jawa Timur yang mengakibatkan penundaan ekspansi kegiatan penanaman modal.Kelima, masalah perburuhan.Keenam, harmonisasi tarif pajak, baik PPN, PPh dll."Dengan penyelesaian secepatnya RUU Penanaman Modal, RUU Perpajakan dan Kepabeanan, serta perbaikan aturan ketenagakerjaan, akan memperbaiki kinerja investasi," ujar Lutfi.
(qom/sss)











































