Jabar akan Bangun Bandara Internasional Senilai Rp 25,4 T

Jabar akan Bangun Bandara Internasional Senilai Rp 25,4 T

- detikFinance
Jumat, 08 Des 2006 14:36 WIB
Bandung - Kepadatan bandara Soekarno Hatta yang sudah melebihi kapasitas, membawa peluang bagi Jabar sebagai 'tetangga sebelah' untuk mengembangkan sebuah bandara baru. Pemprov Jabar pun berniat untuk membangun bandara internasional senilai Rp 25,4 triliun yang rencananya akan dibangun pada 2008.Rencana pembangunan bandara tersebut disampaikan Gubernur Jabar Danny Setiawan saat ekspose Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Gedung Paripurna DPRD Jabar, Jalan Dipenogoro, jumat(8/12/2006)."Jika dilihat dari sisi lahan, bandara Soekarno Hatta sudah tidak mungkin lagi ada pengembangan. Saya menginginkan kegiatan di Jakarta yang overloaded itu ditarik ke arah timur, ke Jabar. Ini akan menjadi stimulus bagi investasi di Jabar," ujar Danny.Rencananya, bandara akan dibangun di atas lahan seluas 1800 hektar dengan panjang runway 3500 meter di wilayah Kertajati, Majalengka, sekitar 70 kilometer dari Bandung.Bandara ini nantinya memiliki kapasitas hingga 30 juta orang. Selain itu juga akan dikembangkan sarana penunjang di kawasan bandara seperti kawasan pengembangan rekreasi dan bisnis, kawasan industri, serta hunian.Saat ini, kata dia, telah banyak investor luar negeri yang berminat menanamkan modalnya antara lain berasal dari Malaysia, Singapura, Cina, Jepang, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Jerman. "Kami harapkan akan secepatnya bandara ini bisa dibangun," katanya.Sementara Ketua Badan Kerjasama Pembangunan dan Pengelolaan BIJB Iwan Dermawan Hanafi mengungkapkan, pihaknya menargetkan pembangunan bandara bisa dilaksanakan pada 2008 dan sudah mulai dioperasikan pada 2010 mendatang."Pada 2010 hingga 2013 bandara sudah mulai dioperasikan, Kemudian pada 2020 dibangun terminal penumpang seluas 9,8 hektar dan juga untuk kargo seluas 2,6 hektar," tuturnya.Selanjutnya pada 2028, luas terminal penumpang akan ditambah lagi 11,2 hektare dan terminal kargo seluas 3 hektar. "Untuk pembangunan bandara dan sarana penunjang diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp 25,4 triliun," katanya.Saat ini, lanjut Iwan, pihaknya terus berupaya mencari investor yang berminat. Di mana, nantinya akan dibuat beauty contest bagi para investor. Sementara mengenai bentuk kerjasama dengan pemda sedang dirumuskan. (ern/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads