Waks! Harga Minyak Tanah Rp 10 Ribu per Liter
Senin, 11 Des 2006 17:07 WIB
Pekanbaru -
Pasokan minyak tanah di Riau masih saja seret. Akibatnya, harga minyak tanah di Riau terus melambung, dan di tingkat eceran menembus angka Rp 7.000 hingga Rp 10.000 per liternya. Duh!Misalnya saja untuk wilayah Pasir Putih Kabupaten Kampar yang berbatasan dengan Pekanbaru, harga eceran di sejumlah pedagang kaki lima menembus angka Rp 10 ribu per liternya. "Sudah sepekan ini minyak tanah susah didapatkan. Agen di pangkalan menyebut mereka hanya mendapat pasokan 50 persen dari yang mereka butuhkan. Akibatnya kami harus membeli ditingkat eceran dengan harga Rp 10 ribu per liter," keluh Lisda Irawati (40) seorang ibu rumah tangga di Perumahan Pandau Permai Pasir Putih, Kampar kepada detikcom, Senin (11/12/2006). Lain lagi cerita Elfi Sabila (34), ibu rumah tangga warga Panam Pekanbaru. Dia mengaku di RT-nya, memang mendapat pasokan minyak tanah dari Pertamina. Hanya saja, pasokan itu dirasakan berkurang dari jatah sebelumnya. Selain mengambil mesti pakai kupon, plus antri yang melelahkan. "Sebelumnya saya mendapat jatah 10 liter dengan harga Rp 2.500 per liter. Tapi, waktu pembagian minggu kemarin, hanya hanya dapat jatah Rp 5 liter. Ini jelas kurang dari kebutuan setiap bulannya. Terpaksa harus beli di eceran dengan harga Rp 7.000 per liter," tutur ibu dari 3 orang anak ini. Adanya kelangkaan dan melambungnya harga di tingkat eceran, juga diakui pihak Pertamina Riau. Estimasi Pertamina menyebut tahun ini, kekurangan minyak tanah di Riau mencapai 3,5 juta liter. "Persoalan yang kita hadapi bukan sebatas kuota saja. Dalam hal ini diperlukan pengawasan di lapangan untuk mengetahui faktor kelangkaan dan melambungnya harga," ujar Kepala Wira Penjualan Pertamina Pekanbaru, Nur Mhd Zein.
(cha/qom)










































