Daerah Diminta Ikut Stabilkan Harga Beras
Selasa, 12 Des 2006 14:57 WIB
Jakarta -
Kenaikan harga beras saat ini dinilai sudah di atas normal tren. Pemerintah daerah pun diminta berpartisipasi untuk menstabilkan harga.Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengungkapkan, dalam dua bulan terakhir, sudah 7 provinsi yang minta digelar operasi pasar (OP) beras yakni, Papua, Irian Jaya Barat, Bengkulu, Kaltim, Kepulauan Riau, Sumbar dan Maluku Utara."Dengan perkembangan terakhir ini, apa yang kita harapkan adalah masukan dari semua daerah mengenai kenaikan yang mereka alami, stok yang mereka miliki. Jadi daerah juga ikut berpartisipasi dalam menstabilkan harga," ujar Mari di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (12/12/2006).Ia kembali menegaskan, pemerintah akan terus memantau dan menstabilkan harga beras dengan melakukan OP. "Itu mungkin yang paling pokok, dan OP akan tergantung dari masing-masing daerah," tegasnya.Mengenai lonjakan harga beras, Mari menjelaskan hal itu merupakan faktor musiman menjelang paceklik. "Memang selalu terjadi kenaikan harga pada bulan-bulan ini. Tapi menurut penilaian kami, ini memang di atas normal trennya," ujarnya.Namun mengenai tambahan impor, Mari menilai hal itu masih perlu melihat stok dalam negeri. "Kita melakukan impor atau tidak, itu tergantung stok di dalam negeri, pengadaan di dalam negeri. Kalau memang karena kenyataannya dalam bulan-bulan ini produksinya kurang, nah itu yang kita harus pantau," jelasnya.
(qom/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
