Industri Properti 2007 Tidak Ada Kejutan
Rabu, 13 Des 2006 15:59 WIB
Jakarta - Industri properti tahun 2007 diperkirakan tidak akan mengalami banyak perubahan dibanding kondisi tahun 2006. Bahkan pertumbuhan negatif akan dialami tahun 2007 untuk pasar kondominium dan pusat perdagangan (trade center)."Tahun 2007 merupakan titik nadir industri properti, tahun 2008 baru ada kecenderungan naik kembali," kata Pengusaha Ciputra, saat diskusi Indonesian Outlook 2007 dengan bintang tamu George Soros, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (13/12/2006). Ciputra mengatakan, tahun depan pasar properti tidak akan mengalami pertumbuhan berarti karena masih banyaknya persediaan properti. Bahkan persediaan lebih banyak lagi untuk segmen kondominium dan trade center.Menurutnya, sampai tahun 2006 masih ada over supply kondominium sebanyak 10-15 ribu unit.Ciputra juga berpendapat, hunian vertikal khusus untuk masyarakat menengah kebawah potensial untuk dikembangkan. Namun perlu ada insentif dari pemerintah untuk mengimbangi besarnya bunga."Kalau bunga masih diatas 10 persen kalangan bawah tidak mampu. Jadi perlu insentif," ujarnya.
(ard/ir)











































