Pembuangan Limbah Tambang ke Laut Dinilai Lebih Baik

Pembuangan Limbah Tambang ke Laut Dinilai Lebih Baik

- detikFinance
Kamis, 14 Des 2006 12:13 WIB
Jakarta - Pembuangan limbah dan tailing pertambangan ke laut atau submarine tailing disposal (STD) dinilai masih lebih baik daripada pembuangan limbah dan tailing ke darat atau land dam tailing (LDT). Namun jika dilakukan dengan benar, kedua konsep itu sama-sama baik.Hal terKetua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia Prof Dr Ir Irwandy Arif MSc pada seminar pertambangan di Aula Pasca Sarjana Universitas Indonesia (UI) Jalan Salemba Raya, Jakarta, Kamis (14/12/2006)."Pembuangan tailing ke laut yang paling aman karena tidak ada penghuni manusia selain biota laut. Tapi pembuangannya harus zona aman di bawah zona euphotic yakni zona kehidupan laut yang terkena sinar matahari langsung," jelas Irwandy.Sementara pembuangan limbah di darat akan membutuhkan tempat pembuangan yang luasnya bisa 2-3 kali lipat dari daerah pertambangan. Sedangkan pembuangan limbah ke laut tidak memerlukan areal yang luas.Keuntungan di laut adalah padatan tailing akan stabil di palung dasar laut yang tidak mudah terpengaruh oleh bencana alam seperti gempa. Selain itu dampak lingkungannya lebih rendah dan padatan tailing tidak akan beroksidasi di dalam laut. "Namun tetap saja ada kerugiannya, akan berdampak pada ekosistem fisik dan biologi di laut. Makanya harus memilih daerah sumber bio dengan nilai rendah bagi penempatan tailing," cetusnya.Pakar pertambangan IPB Prof Dr John Pariwono mengungkapkan, selain pembuangan limbah ke darat dan laut bisa juga dibuang ke sungai. Namun ada beberapa dampak yang ditimbulkan seperti pendangkalan sungai, perubahan alur sungai, banjir dan air sungai menjadi keruh."Makanya untuk mengantisipasi dampak lingkungan oleh ampas tambang diperlukan desain pengelolaan hingga ke tahap monitoring yang benar," cetusnya. (mar/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads