Qantas Terima Tawaran Macquaire
Kamis, 14 Des 2006 14:37 WIB
Sydney - Maskapai penerbangan Australia, Qantas Airways akhirnya menerima tawaran dari konsorsium Macquaire Bank dan Texas Pacific Group setelah penawarannya dinaikkan menjadi US$ 8,7 miliar."Direksi percaya tawaran ini akan bisa mewujudkan nilai yang signifikan bagi pemegang saham yang selama ini belum dirasakan di pasar publik," ujar chairman Qantas, Margaret Jackson seperti dikutip dari AFP, Kamis (14/12/2006).Namun transaksi ini harus mendapat persetujuan dari 90 persen pemegang saham Qantas dan direview oleh Badan Review Investasi Asing Australia, yang bisa saja menghadang rencana ini.Jackson pun menyadari rencana penjualan maskapai yang sudah menjadi ikon Australia ini bakalan sulit."Saya menyadari beberapa orang merasa tidak nyaman dengan transaksi ini. Qantas adalah sebuah institusi yang dicintai publik dan dipercaya. Namun Qantas tetap akan dimiliki secara mayoritas oleh Australia," tegas Jackson."Saya berharap Qantas tetap menjadi Qantas yang dikenal selama ini. Masyarakat mencintai Qantas. Ia adalah ikon," tambahnya.Qantas merupakan salah satu maskapai terbesar dunia yang masih mampu mencatat laba di tengah terpuruknya sebagian maskapai penerbanagan dunia. Sesuai aturan, kepemilikan asing dibatasi maksimal 49 persen, sementara kepemilikan orang asing maksimal 25 persen.Di bawah kesepakatan ini, konsorsium Macquaire dan Texas Pacific Group yang bernama Airline Partner Australia nantinya akan menguasai 40 persen saham Qantas, tanpa kepemilikan tunggal asing di atas 15 persen.Jika terealisasi, nantinya komposisi kepemilikan saham Qantas adalah Allco Equity Partners (35 persen), Allco Finance Group (11 persen), Macquaire Bank (kurang dari 15 persen), Texas Pacific Group (kurang dari 15 persen), Onex (9 persen) dan beberapa investor asing dengan kepemilikan kurang dari 15 persen. Qantas akan menjadi maskapai swasta dan delisting dari Bursa Saham Australia setelah 11 tahun tercatat.
(qom/qom)











































