Fahmi: Otsuka Hengkang karena Kalah Bersaing
Jumat, 15 Des 2006 13:21 WIB
Bantul - Rencana hengkang perusahaan farmasi Jepang, PT Otsuka Indonesia, diakibatkan karena sejumlah produknya kalah bersaing. "Berdasarkan laporan yang masuk ke saya, Otsuka itu mau hengkang arena beberapa produknya kalah bersaing. Ini sama seperti Sanyo," ungkap Menteri Perindustrian Fahmi Idris di sela-sela penyerahan bantuan rehabilitasi ekonomi pascagempa di kantor Pemda Bantul, Yogyakarta, Jumat (15/12/2006).Fahmi menceritakan, Sanyo pernah memroduksi kompresor untuk TV, yang cocok untuk TV non digital. Padahal TV yang beredar saat ini kebanyakan adalah digital dan tipis-tipis sehingga menyebabkan kompresor dihentikan produksinya. "Namun Sanyo punya cara agar tidak terjadi PHK 2.000 karyawannya dengan cara mengalihkan produksinya ke produk lainnya mengingat Sanyo itu produknya banyak, tinggal dipilih mana yang cocok," jelas Fahmi.Namun Fahmi mengaku tidak tahu persis produk Otsuka mana yang kalah bersaing. "Otsuka itu produknya banyak dan unggulan," ujarnya. Mengingat Otsuka merupakan perusahaan farmasi, lanjut Fahmi, pihaknya tidak terlalu banyak mengurusi, dan yang lebih tahu banyak adalah Badan POM.Sebelumnya, Otsuka mengungkapkan rencananya untuk merelokasi pabriknya ke Thailand, Cina dan Vietnam. Keinginan itu dipicu oleh iklim persaingan usaha yang tidak sehat, menyusul keluarnya pernyataan bahwa cairan infus yang diproduksi Otsuka tidak disterilisasi pada suhu minimal 121 derajat Celcius. Otsuka dituding tidak memenuhi standar kesehatan dan membahayakan pemakai.
(qom/nrl)











































