Pertamina Eksploitasi Gas Cepu Terlebih Dulu

Pertamina Eksploitasi Gas Cepu Terlebih Dulu

- detikFinance
Jumat, 15 Des 2006 18:16 WIB
Jakarta - PT Pertamina akan mengembangkan gas di Blok Cepu terlebih dulu, sebelum mengeksploitasi minyak di blok yang saat ini dikuasai ExxonMobil Oil Indonesia (EMOI) sebagai operatornya. Diharapkan produksi gas Cepu bisa dimulai tahun depan."Kita akan upayakan bagaimana gasnya bisa diekspolitasi terlebih dahulu," kata Komisaris Utama PT Pertamina Jenderal Purnawirawan Endriartono Sutarto kepada wartawan di Kantor Pertamina Pusat, Jalan Perwira, Jakarta, Jumat (15/12/2006). Keputusan untuk mengembangkan gas di Blok Cepu terlebih dulu juga sudah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar Pertamina pekan ini. Pengembangan gas di Cepu akan dilakukan sendiri oleh Pertamina tanpa melakukan kerjasama dengan EMOI seperti dalam kontrak joint operation untuk mengeksploitasi minyak. "Kemungkinan kita akan bekerjasama dengan pihak lain, tapi itu nanti akan diajukan ke pemerintah terlebih dulu," cetusnya."Ini petunjuk menteri jika Exxon belum bergerak, maka Pertamina yang akan bergerak terlebih dulu. Karena kalau minyak kan lebih lama ya ketimbang gas untuk eksploitasinya," tuturnya.Nantinya gas di Blok Cepu itu akan digunakan untuk kepentingan konsumen gas di Pulau Jawa. "Makanya akan kami kembangkan secepatnya, tahun 2007 mudah-mudahan bisa produksi," ujar Endriartono.Ketika ditanya apakah nanti ketika gas di Blok Cepu sudah bisa diproduksi maka tidak diperlukan lagi pipanisasi Kaltim-Jawa karena gasnya sudah bisa dipasok dari Cepu, Endriartono mengaku belum tahu. "Baru dua hari, jangan tanya yang banyak-banyaklah," cetusnya.Blok NatunaEndriartono juga mengungkapkan, dalam RUPS Pertamina juga mengamanatkan agar Pertamina mengelola Blok Natuna D-Alpha setelah EMOI tidak mengembangkan blok itu meskipun sudah diberikan kesempatan oleh pemerintah."Exxon kan kontraknya sudah habis. Makanya kita minta pemerintah agar diberikan kepada Pertamina," kata Endriartono. Permintaan itu juga sudah disampaikan ke pemerintah.Kemungkinan, kata Endriartono, Pertamina akan menggandeng investor lainnya untuk mengembangkan Blok Natuna D-Alpha. Namun dia tak mau menyebutkan siapa saja yang akan digandeng Pertamina untuk mengembangkan blok gas itu. "Tanya direksi dong, masak saya semua yang jawab," ujarnya. (mar/nrl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads