RI Pastikan Tak Akan Perpanjang Kontrak LNG ke Taiwan

RI Pastikan Tak Akan Perpanjang Kontrak LNG ke Taiwan

- detikFinance
Minggu, 17 Des 2006 10:36 WIB
Taipei - Indonesia tidak akan memperpanjang kembali kontrak pengiriman liquefied natural gas (LNG) perusahaan Taiwan, Chinese Petroleum Corp. (CPC). Kontrak LNG ke Taiwan akan dihentikan saat habis masa kontraknya pada 2009.Seperti yang dikutip Worldnews.com sumber di CPC menyebutkan, Indonesia telah menyatakan tidak akan memperpanjang kontraknya kembali kepada perusahaan itu. CPC yang merupakan satu-satunya importir LNG di Kepulauan Taiwan saat ini mendapatkan tekanan dari pemerintahan Taiwan untuk mencari tambahan LNG dari luar Indonesia guna mengantisipasi penghentian kontrak itu. Atas desakan pemerintah, CPC kemudian mencari tambahan impor LNG untuk menggerakan pembangkit listriknya. Makanya CPC lalu menandatangani perjanjian penjualan gas selama 25 tahun dengan pasokan gas sebanyak 3 juta ton per tahunnya dari perusahaan gas asal Qatar yakni RasGas (II).Menurut sumber CPC, pilihan untuk tidak melanjutkan kembali penjualan LNG yang setiap tahunnya mencapai 1,5 juta ton itu merupakan keputusan pemerintah Indonesia. Taiwan mendapatkan pasokan LNG dari Bontang Kalimantan Timur."Ketika penandatanganan dengan RasGas kita sudah mengetahui kemungkinan Indonesia tidak akan memperpanjang ekspor gasnya. Indonesia khawatir jika diperpanjang gasnya tidak akan cukup," kata sumber CPC, Minggu (17/12/2006).Indonesia adalah negara terbesar pengekspor gas ke Taiwan. Namun belakangan menjadi negara kedua setelah Malaysia yang saat ini menjadi negara nomor satu pengekspor gas ke Taiwan. (mar/ana)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads