PPDN 2006 Tidak Patok Nilai Transaksi
Senin, 18 Des 2006 15:40 WIB
Jakarta - Pameran Produk Dalam Negeri (PPDN) 2006 yang akan memamerkan ratusan produk asli buatan dan merek lokal tidak mematok transaksi kontrak dagang. Pameran ini ditujukan untuk memperkuat penetrasi pasar domestik dengan produk dalam negeri secara optimal. PPDN 2006 akan berlangsung pada tanggal 20-24 Desember 2006 bertempat di Hall B Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC)."Penyelenggaraan pameran tidak semata-mata untuk mencapai kontak dagang dan transaksi akan tetapi bertujuan untuk mempromosikan dan memberdayakan produkdalam negeri serta memupuk kecintaan, kepercayaan dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Departemen Perdagangan, Ardiansyah Parman.Hal itu diungkapkan Ardiansyah, usai konferensi pers pameran produk dalam negeri di Gedung Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Senin (18/12/2006).Beberapa produk lokal yang PPDN 2006 diantaranya Sosro, Accent, Nail, Kopi ABC, Batik Semar, Danar Hadi, Jamu Sido Muncul, Citra, Buavita, Kokita.Sebagai ajang sosialisasi dan mapping produk Indonesia, PPDN 2006 memberi fokus kepada identitas produk dalam bentuk kluster. Kluster ini terdiri dari tekstil dan produk tekstil, kerajiann tangan, tas dan alas kaki, furniture produk kayu, produk makanan dan minuman, produk herbal dan farmasi, kosmetika dan spa serta produk kertas dan elektronik."Dalam era perdagangan bebas dewasa ini, Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 220 juta jiwa merupakan pasar yang potensial bagi produk global. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya barang impor di pasar domestik," ujar Ardiansyah.Pameran Produk Dalam Negeri 2006 dimaksudkan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk dalam negeri, dan menjadi bagian program pemerintahdalam konteks Road Map Indonesia Design Power 2006-2010.Dalam acara ini akan diberikan penghargaan anugerah produksi asli Indonesia.
(arn/ir)











































