7 Kontrak Gas Pembangkit Listrik dan Industri Disepakati

7 Kontrak Gas Pembangkit Listrik dan Industri Disepakati

- detikFinance
Selasa, 19 Des 2006 16:02 WIB
Jakarta - Sebanyak 7 kontrak perjanjian jual beli gas untuk kebutuhan domestik yakni pembangkit listrik dan industri disepakati. Volume kontrak mencapai 545,22 Triliun British Termal Unit (TBTU). Penandatanganan 7 kontrak tersebut disaksikan oleh Kepala Badan Pelaksana (BP) Migas, Kardaya Warnika, di Gedung Patra Jasa, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/12/2006).Dari jumlah kontrak sebesar 545,22 TBTU, sebanyak 430 TBTU atau 79 persen digunakan sebagai sumber energi pembangkit listrik di Pulau Jawa dan sisanya untuk industri.Pihak yang ditunjuk BP Migas untuk penjualan gas adalah PT Pertamina EP, Lapindo Brantas Inc, dan Kodeco Energy.Ketujuh kesepakatan yang dibuat dengan tiga penjual gas diatas adalah: 1. Sektor ketenagalistrikan gas oleh PT Pertamina EP dari Lapangan Gundih untuk memenuhi kebutuhan pembangkit di Jawa Tengah dengan PT Sumber Petrindo Perkasa.Total gas yang dikontrak mencapai 219 TBTU yang akan dialirkan secara bertahap selama 12 tahun mulai 2009.2. Kontrak listrik PT Pertamina EP Region Jawa Barat. Penandatanganan ini untuk mengamandemen PJBG (Perjanjian Jual Beli Gas) yang dibuat dengan Cikarang, Listrindo untuk pembangkit listrik di Cikarang.Kontrak awal telah dibuat tahun 1995 dengan total volume gas mencapai 394 TBTU selama 21 tahun. Amandemen dilakukan untuk mengubah harga yang bisa diterima oleh kedua belah pihak.3. Kodeco Energy telah menandatangani HOA (Head of Agreement) dengan PT MKS untuk sumber energi pembangkit listrik di Bangkalan Madura dan Gresik Jawa Timur. Diharapkan tahun 2007 gas sudah bisa dialirkan.4. Kodeco Energy menandatangani perjanjian jual beli gas dengan PGN dan volume yang disepakati mencapai 51,26 TBTU yang dialirkan secara bertahap selama 6 tahun.5. Lapindo Brantas Inc menandatangani HOA dengan PT Indogas Kriya Dwiguna untuk volume gas sebesar 10,2 TBTU. Gas diharapkan dipasok 2007 selama 10 tahun.6. PT Pertamina EP dengan pasokan gas dari Lapangan Pamanukan Selatan menandatangani PJBG dengan PT Pertiwi Nusantara Resources dengan total volume gas 4,34 TBTU yang akan dialirkan ke industri Jabar selama 5 tahun mulai 2007.7. PT Pertamina EP menandatangani amandemen PJBG dengan Fajar Surya Wisesa yang menggunakan gas sebagai sumber energi pembangkit listrik di industri kertas Cibitung.Kontrak awal ditandatangani 1996 dengan total volume kontrak mencapai 70 TBTU selama 16 tahun, amandemen dilakukan untuk menyepakati harga diantara kedua belah pihak. (ir/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads