PIM Dapat Aliran Gas Januari 2007
Selasa, 19 Des 2006 17:05 WIB
Jakarta - Pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM) mendapat aliran gas sebesar 8,9 Triliun British Termal Unit (TBTU) atau setara 3 kargo dari PT Pertamina EP mulai Januari 2007.PT Pertamina EP mau mengaliri gas ke PIM setelah Badan Pelaksana (BP) Migas berhasil memfasilitasi perjanjian pertukaran gas (cargo loading agreement) untuk operasional PIM di Aceh."PT Pertamina EP yang ditunjuk sebagai penjual gas akan mengalihkan gas sebesar 8,9 TBTU atau setara 3 kargo yang biasanya dialirkan ke PT Pupuk Kaltim," kata Kepala BP Migas, Kardaya Warnika, di Gedung Patra Jasa, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/12/2006). Proses pengalihan pasokan gas akan dimulai Januari 2007, sehingga bisa mendukung operasi PIM selama 6 bulan.Menurut Kardaya, dengan adanya swap seperti ini, kargo LNG yang akan diekspor dibelokkan untuk produksi pupuk di Aceh.Petrokimia GresikSementara untuk mengatasi pasokan gas pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik (PKG) yang terhenti karena meledaknya pipa gas Pertamina di Sidoarjo, akan dialiri dari Kodeco Energy dan Perusahaan Gas Negara (PGN).Untuk bisa kembali berproduksi PKG membutuhkan gas 50 MMSCFD, yang sudah mendapatkan komitmen dari PGN sebesar 15 MMSCFD yang berasal dari gas Lapindo. Sedangkan dari Kodeco sebesar 7 MMCFD. Sementara gas yang belum mendapat komitmen diminta untuk mendapat gas yang selama ini dipakai PLN."Pada prinsipnya PLN bisa menerima dengan memakai BBM, seandainya PLN diberi gas itu dengan harga market," kata Kardaya.
(ir/qom)











































