Pemerintah akan Suntik Rp 150 M ke BUMN Perikanan Baru
Rabu, 20 Des 2006 13:30 WIB
Jakarta -
Demi peningkatan kinerja, empat BUMN bidang industri perikanan dan kelautan telah dimerger. Pemerintah akan menyertakan modalnya sebesar Rp 150 miliar ke BUMN baru yang dinamai PT Perikanan Nusantara (PN) itu.Suntikan dana itu akan dipakai untuk mengoptimalkan aset-aset yang sudah ada. Yaitu pemberdayaan usaha penangkapan, budidaya pengolahan, galangan kapal dan pelabuhan perikanan."Tahun ini harus selesai (proses penyertaan modal pemerintah). Bulan inilah. Kan PP-nya sedang diproses ke Presiden," kata Dirut PT PN, Artiko Kendro Aji, usai diterima Wapres Jusuf Kalla (JK) di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu (20/12/2006).Sayangnya pembicaraannya dengan Wapres Kalla yang juga diikuti oleh Menneg BUMN Sugiharto dan Sekjen Kementrian BUMN Said Didu siang ini belum menetapkan target jelas harus dicapai dari hasil pengembangan yang akan dilaksanakan."Tadi kita membuat langkah-langkah bagaimana supaya jelas. Baru konsep dulu, pengembangannya masih jauh," ungkap Artiko.Empat BUMN yang digabung ke dalam PT PN adalah Perum Perikanan Maluku, PT Perikanan Samudera Besar, PT Perikanan dan PT Kerta Kaya Mina. Dari keempatnya, hanya PT Perikanan Samudra Besar yang tergolong sehat.
(lh/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































