Harga Sembako di Kupang Meroket
Jumat, 22 Des 2006 14:34 WIB
Kupang - Harga sembako khususnya beras di sejumlah pasar di Kota Kupang terus melambung meski pemerintah tengah melakukan operasi pasar. Harga beras Bulog mencapai Rp 4.500/kg dari harga sebelumnya Rp 4.300/kg. Sedangkan diluar kota, beras yang sama harganya mencapai Rp 5.000-Rp 5.500/kg. Gubernur NTT, Piet A. Tallo, sejak pekan lalu mengeluarkan instruksi kepada instansi teknis untuk melakukan intervensi sehingga harga sembako tidak mengalami lonjakan yang terlampau tinggi. Di pasar rakyat Oesao, 30 kilometer arah Timur Kupang, harga minyak goreng dalam kemasan lima liter mencapai Rp 40.000 dari harga sebelumnya Rp 35.000. Kenaikan yang sama terjadi pada harga telur ayam yakni Rp 30.000/kg.Beberapa warga yang ditemui di Pasar Kasih Kupang, mengeluh dengan melonjaknya harga sembako. "Kami tidak tahu kenaikan ini langsung dari produsen atau sengaja dinaikan oleh para pedagang," kata Martha Pallo, warga kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa Kota Kupang. Namun para pedagang pengecer mengatakan, baru sepekan ini terjadi kenaikan harga dari distributor barang. "Minggu lalu, harga sembako masih normal, tetapi menjelang Natal ini semua barang melonjak tajam dari tangan distributor," ujat Fatima, pedagang sembako di Pasar Kasih Kupang.Juru bicara Gubernur NTT, Eduard Gana, yang dihubungi terpisah mengatakan, pemerintah sulit untuk mengendalikan harga pasar karena berlaku hukum ekonomi. "Gubernur sudah keluarkan imbauan tetapi seperti biasanya kalau ada hari-hari besar keagamaan maka selalu ada pihak yang mencoba meraih keuntungan lebih," ujar Gana.
(qom/qom)











































