Sektor Industri Belum Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2007

Sektor Industri Belum Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2007

- detikFinance
Sabtu, 23 Des 2006 13:58 WIB
Jakarta - Kebijakan pemerintah dalam sektor industri dan fiskal belum banyak mendorong pertumbuhan ekonomi 2007.Paket Industri dan keuangan yang telah dikeluarkan pemerintah diyakini belum akan berjalan efektif tahun depan.Akibatnya pertumbuhan ekonomi 2007 lagi-lagi tetap mengandalkan konsumsi masyarakat, yang kesimpulannya pemerintah tidak kerja pun dengan konsumsi masyarakat pertumbuhan bisa tercapai 5 persen.Demikian diungkapkan oleh pengamat ekonomi Aviliani dalam bincang Sabtu Ramako, di Marios Place, Menteng Huis, Kuningan, Jakarta, Sabtu (23/12/2006).Melihat faktor-faktor diatas, Aviliani mengaku pesimistis pertumbuhan ekonomi 2007 akan lebih baik dari 2006. "DPR mengatakan RUU Penanaman Modal dan RUU Perpajakan belum akan selesai akhir tahun, baru diperkirakan selesai Februari. Dengan penyusunan PP dan lain-lainnya semuanya diperkirakan baru akan jalan semester II," kata Aviliani.Menurut Aviliani, dengan baru selesainya kebijakan di sektor fiskal dan industri di semester II, maka iklim investasi tidak akan bergerak banyak. Indef menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2007 untuk proyeksi pesimistis 5 persen dan optimistis 6,1 persen."Kalau pertumbuhan dilihat secara pesimistis 5 persen, pemerintah tidak perlu melakukan apa apa karena pertumbuhan didorong konsumsi," tukas Aviliani.Dunia usaha sendiri lanjut Aviliani, berharap pemerintah menjadi faktor utama pembangunan infrastruktur sehingga proyek-proyek lainnya akan ikut bergulir."Kalau infrastrukturnya sudah ada, industri lainnya akan ikut berkembang," katanya. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads