Mekanisme Impor Beras Dirombak

Tender Terbuka Makan Waktu

Mekanisme Impor Beras Dirombak

- detikFinance
Selasa, 26 Des 2006 18:03 WIB
Jakarta - Pemerintah merombak mekanisme impor beras yang semula dilakukan melalui tender terbuka. Hal itu terkait lamanya proses tender terbuka yang bisa memakan waktu hingga 1 bulan. Padahal impor beras sebanyak 500 ribu ton ditujukan untuk memenuhi stok Januari dan Februari. Dengan demikian, mekanisme impor akan diubah 50 persen melalui tender terbuka dan 50 persen melalui government to government (g to g). Dengan sistem g to g, diharapkan 250 ribu ton beras sudah masuk pada Januari 2007.Demikian dikatakan Dirjen Perdagangan Luar Degeri Departemen Keuangan Diah Maulida saat jumpa pers di ruang kerjanya di Departemen perdagangan Jl Ridwan Rais, Jakarta, Selasa (26/12/2006)."Bisa dipastikan kalau keseluruhan open tender, maka Januari belum masuk. Tahapan open tender minimal satu bulan. Maka pada hari ini pemerintah memutuskan separuhnya melalui open tender. Namun kita akan meminta Bulog untuk membuat oversight committee monitoring pelaksanaan tender impor," papar Diah.Diah menjelaskan, Indonesia saat ini sudah memiliki MOU pengadaan beras dengan Vietnam yang berlaku hingga 2007. Namun menurut Diah, jika Vietnam bermasalah dengan pengadaan beras dalam negerinya misalnya akibat badai, maka Indonesia akan menjajaki g to g dengan Thailand.Beras impor sebagian besar akan masuk ke Pulau Jawa, karena impor sebelumnya masuk ke luar pulau Jawa sehingga sebagian besar gudang Bulog di luar Jawa sudah penuh."Mengenai surat pelarangan impor beras selain beras khusus akan habis masa berlakunya hingga 31 Desember 2007 dan hingga saat ini belum ada surat dari Departemen Pertanian untuk minta diperpanjang," tambahnya. (arn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads