Setoran Pajak 2006 Meleset

Setoran Pajak 2006 Meleset

- detikFinance
Rabu, 27 Des 2006 13:28 WIB
Jakarta - Setoran pajak ke APBN 2006 diprediksi meleset tipis yakni hanya sebesar 97,5 persen dari target APBN-P 2006 yang sebesar Rp 371,7 triliun."Kita masih tetap berusaha kekurangannya satu digit," kata Dirjen Pajak Darmin Nasution dalam jumpa pers usai peresmian modernisasi kantor pusat Ditjen Pajak dan pembentukan 13 Kanwil dan 13 kantor pelayanan madya di kantor Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (27/12/2006).Penerimaan pajak yang turun antara lain dari PPN Impor yang secara absolut maupun pertumbuhannya mengalami penurunan. Selain itu setoran yang turun adalah PPh impor, PPnBM impor, PPh dan PPnBM otomotif seperti kendaraan roda empat. Yang lebih parah adalah penurunan PPN dan PPh dari industri logam, besi dan baja serta industri kimia turun PPN dan PPh-nya.Hingga 22 Desember, penerimaan pajak sudah mencapai 345,4 triliun atau naik 24,03 persen dari periode yang sama tahun lalu. "Itu saya kira kenaikan tertinggi dalam beberapa tahun," ujar Darmin.Sementara untuk pajak ditanggung pemerintah, mencapai Rp 1,8 triliun. Pajak ini timbul karena PLN tidak bisa membayar PPh atas revaluasi aset PLN. "Ini sudah disetujui oleh DPR," jelas Darmin.Menurutnya, angka Rp 1,8 triliun itu lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2005 misalnya, pajak yang ditanggung pemerintah mencapai Rp 6,3 triliun. Ini berasal dari PPh yang tidak dibayar BPPN dan pertamina. Tahun 2004 sekitar Rp 8 triliun yakni yang tidak dibayar Garuda."Jadi tahun ini pajak yang dibayar pemerintah lebih rendah," tambah Darmin. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads