Instansinya Rawan Korupsi, Ditjen Pajak Enggan Berbusa-busa

Instansinya Rawan Korupsi, Ditjen Pajak Enggan Berbusa-busa

- detikFinance
Rabu, 27 Des 2006 15:38 WIB
Jakarta - Dituding sebagai institusi yang paling rawan korupsi, Dirjen Pajak Darmin Nasution memilih tidak berkomentar. Darmin tak mau berbusa-busa untuk sesuatu yang tidak jelas angkanya.Penegasan itu disampaikan Darmin saat diminta komentarnya mengenai temuan Irjen Depkeu dalam konferensi pers di kantor Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (27/12/2006)."Jumlahnya berapa tak jelas kan. Yang punya angka itu Inspektorat Jenderal, ya tanya Irjen dong. Mana kita tahu ada berapa pelanggaran di Ditjen Perbendaharaan, Di Ditjen Bea Cukai. Nanti malah kita berbusa-busa membahas seusatu yang tidak persis, apa yang sebenarnya dimaksud," ujarnya.Sebelumnya, Irjen Depkeu Permana Agung mengungkapkan, temuan berindikasi korupsi di seluruh Depkeu, 60-70 persen 'disumbang' oleh Ditjen Pajak.Instansi lainnya di Depkeu yang rawan korupsi adalah Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) dan Ditjen Bea Cukai. Praktek-praktek penyimpangan itu dilakukan selama periode 2005-2006. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads