Gangguan Internet 'Mampir' ke Pasar Minyak Internasional

Gangguan Internet 'Mampir' ke Pasar Minyak Internasional

- detikFinance
Kamis, 28 Des 2006 11:16 WIB
Singapura - Gangguan koneksi internet akibat gempa Taiwan sempat 'mampir' ke pasar minyak dunia. Para pialang dari berbagai belahan dunia sempat tak bisa mengakses harga minyak mentah dari New York Mercantile Exchange (NYMEX).Gempat berkekuatan 7,1 skala richter memutuskan sambungan internet dan telpon di sejumlah negara Asia. Transaksi perdagangan pada Rabu (27/12/2006) pun sempat terganggu. Namun pada Kamis (28/12/2006) pagi, sebagian gangguan sudah bisa diatasi sehingga kini transaksi sudah kembali normal."Gangguan itu tidak memberi dampak yang terlalu besar ke pasar," ujar Steve Rowles, analis dari CFC Seymour di Hong Kong seperti dikutip dari AFP.Menurut Rowles, tidak terpengaruhnya perdagangan minyak disebabkan karena gangguan internet terjadi pada hari perdagangan 'kejepit' antara liburan Natal dan tahun baru. Pada minggu 'kejepit' tersebut, perdagangan biasanya berlangsng sangat tipis.Selain itu, para pialang melakukan transaksi dengan 'jalur' lain yang tidak ikut terkena dampak gempa Taiwan.Rowles menambahkan, para pialang minyak justru kini lebih memperhitungkan faktor musim dingin ketimbang gangguan teknis tersebut. Musim dingin di AS kemungkinan lebih hangat dari biasanya. Hal itu akan menyebabkan berkurangnya permintaan mengingat AS merupakan negara konsumen minyak terbesar dunia. "Kami tetap menunggu kedatangan musim dingin. Mungkin ini tidak akan terjadi, dan itu akan mempengaruhi keseluruhan permintaan," ujarnya.Pada perdagangan hari ini di Singapura, kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman Februari turun ke level US$ 60,31 per barel, dari sebelumnya US$ 60,34 per barel. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads