Investasi Migas 2006 Naik 24%

Tahun 2006

Investasi Migas 2006 Naik 24%

- detikFinance
Kamis, 28 Des 2006 13:41 WIB
Jakarta - Investasi di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) pada tahun 2006 mencapai US$ 15,8 miliar. Angka ini berarti kenaikan sekitar 24 persen dibandingkan investasi sektor ESDM tahun 2005 yang sebesar US$ 11,97 miliar.Nilai investasi itu belum termasuk dari komitmen invetasi dari Cina sebesar US$ 3,2 miliar yang telah ditandatangani di Shanghai, Oktober 2006 lalu. Nilai itu belum memasukkan komitmen investasi dari Jepang yang sebesar US$ 1,3 miliar yang ditandatangani di Tokyo pada akhir November 2006."Jumlah itu juga belum termasuk komitmen investasi di Litbang ESDM yang tercatat US$ 7,6 juta," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam dalam paparan laporan evaluasi kinerja sektor ESDM. di Departemen ESDM Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (28/12/2006). Purnomo menjelaskan, investasi pada tahun 2006 terdiri dari investasi di sektor migas, ketenagalistrikan dan mineral, batubara dan panas bumi. "Jika dalam dirupiahkan invetasi pada tahun 2006 sebesar Rp 140 triliun," tegasnya.Investasi yang paling besar pada tahun 2006 adalah investasi di sektor migas yang sebesar US$ 9,7 miliar, yang terdiri dari investasi di sektor hulu migas sebesar US$ 8,6 miliar dan hilir migas sebesar US$ 1,1 miliar.Pada tahun 2005, investasi di sektor migas hanya US$ 8,5 miliar, yang terdiri dari sektor hulu migas sebesar US$ 8,1 miliar dan hilir migas sebesar US$ 350 juta.Sedangkan investasi terbesar kedua di tahun 2006 adalah dari sektor ketenagalistrikan sebesar US$ 4,7 miliar dan disusul kemudian untuk sektor mineral, batubara dan panas bumi sebesar US$ 1,3 miliar. Pada tahun 2005 investasi di sektor ketenagalistrikan US$ 2,5 miliar dan sektor mineral, batubara dan panas bumi hanya sekitar US$ 945 juta. (mar/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads