Kemiskinan 2006 Naik 17,8%

Kemiskinan 2006 Naik 17,8%

- detikFinance
Kamis, 28 Des 2006 17:05 WIB
Jakarta - Upaya pemerintah mengurangi kemiskinan tampaknya masih belum berhasil. Bahkan pada tahun 2006, angka kemiskinan malah bertambah 17,8 persen. Namun sayangnya, sejak Maret 2006 tidak ada data baru tentang kemiskinan."Karena itu tantangan kita dalam jangka pendek adalah membalikkan tren itu, sehingga bisa mengejar sasaran penurunan kemiskinan hingga 8,5 persen pada 2009," ujar Menko Kesra Aburizal Bakrie dalam siaran persnya, Kamis (28/12/2006).Pada 2005, angka kemiskinan tercatat 15,97% atau sejumlah 35,10 juta orang. Sedangkan tahun ini terdata 39,05 juta orang.Angka kemiskinan di pedesaan masih lebih tinggi dibanding masyarakat perkotaan. Pada 2006 ini, ada 24,76 juta orang hidup dalam kemiskinan di pedesaan. Sedangkan di kota ada 14,29 juta orang miskin.Ditambahkan pria yang akrab disapa Ical ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 51 triliun untuk mengurangi tingginya angka kemiskinan dan jumlah pengangguran pada 2007."Presiden telah menginstruksikan agar mensinergikan langkah kebijakan pusat dan daerah sehingga target menekan angka kemiskinan hingga 2009 dapat terwujud," imbuhnya.Angka kemiskinan meningkat antara lain dikarenakan naiknya harga kebutuhan pokok dan inflasi umum sebesar 17,95 persen pada Februari 2005 hingga Maret 2006. (nvt/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads