Nusa Penida akan Dialiri Listrik 'Jarak' Mulai 2007

Nusa Penida akan Dialiri Listrik 'Jarak' Mulai 2007

- detikFinance
Jumat, 29 Des 2006 12:37 WIB
Denpasar - PT PLN (persero) secara perlahan mulai mengurangi ketergantungannya akan BBM. Dan salah satu kawasan yang akan menjadi uji coba adalah Nusa Penida, Bali, yang akan mulai dialiri listrik dengan bahan bakar minyak jarak mulai tahun 2007.Saat ini, biaya produksi listrik di Nusa Penida sebesar Rp 2.500/kwh. Padahal PLN Bali hanya menjual listrik ke masyarakat Rp 600/kwh. "Walapun kita merugi, PLN harus tetap melayani penyediaan listrik di kawasan Nusa Penida. Untuk itu kita akan mengembangkan potensi Nusa Penida dengna cara mengganti bahan bakar solar dengna biofuel berupa minyak jarak," ujar General Manager PLN distribusi Bali Ngurah Adnyana.Ia menyampaikan hal itu dalam acara penyerahan sumbangan program partisipasi pemberdayaan masyarakat di kantor PLN Renon, Denpasar, Bali, Jumat (29/12/2006).Untuk mengembangkan pembangkit berbahan bakar minyak jarak, PLN memberi bantuan kepada masyarakat Nusa Penida dan sekitarnya sebanyak 20 ribu bibit unggul pohon jarak senilai Rp 354 juta pada awal tahun. Bibit-bibit jarak itu diprediksi akan menghasilkan minyak jarak pada pertengahan 2007.Namun karena minyak jarak baru dihasilkan pertengahan 2007, PLN Bali terlebih dulu akan mendatangkan minyak jarak dari kawasan lain. Namun sayangnya Adnyana tidak menyebutkan kawasannya.Khusus untuk menanam biji jarak, disediakan lahan 400 hektar di Nusa Penida. Diperkirakan untuk setiap 4 kg pohon jarak akan menghasilkan 1 liter minyak jarak dengan harga sekitar Rp 2.500/liter. Harga itu jauh lebih murah ketimbang harga solar yang mencapai Rp 5.700/liter. Menurut Adnyana, dengan menggunakan minyak jarak, akan mengurangi biaya produksi listrik dari PLN dan memberdayakan masyarakat serta melestarikan lingkungan. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads