Peserta Tender Ingin Impor Beras di Luar Thailand dan Vietnam
Jumat, 05 Jan 2007 14:59 WIB
Jakarta -
Sejumlah peserta tender impor beras menginginkan beras dari luar Thailand dan Vietnam. Namun Bulog bersikukuh beras harus didatangkan dari Thailand dan Vietnam karena memiliki cita rasa Indonesia."Kami memilih Thailand dan Vietnam karena beras mereka mempunyai rasa yang sesuai dengan selera Indonesia," ungkap Agusdin Fariedh selaku Ketua Panitia Tender Impor Beras Bulog.Hal itu disampaikan Fariedh disela-sela penjelasan mengenai aturan tender impor beras di Kantor Bulog, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (5/1/2006).Menurut Fariedh, para peserta tender juga mengeluhkan adanya kenaikkan harga beras sebesar 2,9-2,95 persen atau sekitar US$ 5-10 karena adanya tender impor beras di beberapa negara seperti Filipina dan Indonesia.Dalam penjelasan aturan tender kali ini juga diungkapkan adanya sistem pembayaran yang berbeda dari tender sebelumnya. Jika sebelumnya Bulog hanya membayar 80 persen saat bongkar muat dan 20 persen setelah pengecekan, maka kali ini Bulog harus membayar penuh 100 persen setelah muatan kapal dibongkar di pelabuhan. "Perubahan ini atas dasar permintaan para peserta tender," ujar Fariedh.Di samping itu, para peserta tender kali ini juga memprioritaskan agar kapal-kapal yang digunakan sebagai pengangkut barang adalah kapal-kapal dari Indonesia. Syaratnya, biayanya harus sama dengan biaya kapal-kapal internasional.Dalam tender kali ini, Bulog juga membolehkan adanya peserta lokal yang belum mempunyai pengalaman impor, asalkan mereka melakukan kerjasama dengan perusahaan internasional yang memliki referensi bagus dalam impor beras. "Jadi kami akan mengacu kepada referensi perusahaan internasional tersebut," tambah Fariedh.Seperti diketahui, setelah penutupan pendaftaran pada Kamis, 4 Januari 2007, tercatat 16 perusahaan yang mendaftarkan diri ke Panitia Lelang Beras Impor Bulog. Jumlah ini lebih sedikit ketimbang peserta lelang pada pelaksanaan lelang beras impor Bulog pada September 2006 lalu yang mencapai 24 perusahaan. Bulog masih memberi kesempatan kepada perusahaan yang ingin menjadi peserta lelang hingga Selasa, 9 Januari 2007. Ke-16 peserta lelang ini sebagian besar merupakan peserta yang ikut serta dalam lelang pada September 2006 lalu. Mereka adalah:1. Pong Larp Co.Ltd (Thailand)2. PT Indadi Setia (Indonesia)3. PT Olam Indonesia (Singapura)4. We Tiong Pte. Ltd (Singapura)5. Kien Giang Import (Vietnam)6. Tien Giang Food Company (Vietnam)7. White Pearl (Singapura)8. Asia Golden Rice (Singapura)9. Vina Food II (Vietnam) 10. PT Adireksa Sentosa Jaya (Indonesia)11. Agro Corp (Singapura)12. Indo Pasifik Merpati Cargo (Indonesia)13. Swee Choon Co Ltd (Singapura) 14. PT Louis Dreifus Indonesia (Singapura)15. Thai Maparn Trading (Thailand)16. PT Mitra Dana (Indonesia).
(qom/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































