Mahathir: Enyahkan Semua Manajemen Proton
Senin, 08 Jan 2007 15:53 WIB
Kuala Lumpur - Penasihat Proton Mahathir Mohamad mendesak pergantian seluruh jajaran manajemen perusahaan otomotif Malaysia itu. Mahathir menuding manajemen Proton saat ini sebagai biang keladi kegagalan Proton."Mereka (Proton) perlu perubahan manajemen. Jelas sekali manajemen ini telah menghancurkan Proton secara keseluruhan," ujar Mahathir ini dalam konferensi pers seperti dikutip dari AFP, Senin (8/1/2007)."Jika mempertahankan manajemen sekarang, maka keadaan Proton bisa bertambah buruk," cetusnya.Mantan Perdana Menteri Malaysia itu merupakan salah satu perintis berdirinya Proton pada era 1980-an. Namun kini Proton tengah menghadapi masalah serius seiring anjloknya penjualan. Ditengah persaingan industri otomotif yang ketat, Proton harus menghadapi kenyataan pangsa pasarnya kian menipis.Pemerintah Malaysia saat ini masih menguasai 59 persen saham Proton. Dari jumlah tersebut, 43 persennya dikuasai oleh BUMN investasi Malaysia, Khazanah Nasional.Proton sudah mengutarakan niatnya untuk mencari partner strategis. Tiga perusahaan otomotif Lokal, DRB-HICOM, Naza Group dan Mofaz Group telah menyatakan minatnya untuk mengambil alih kepemilikan pemerintah.Namun harian The Edge mengungkapkan, pemerintah lebih memilih partner asing seperti Volkswagen atapun PSA Peugeot Citroen.
(qom/qom)











































